News

Pasca Nyepi, Bandara Ngurah Rai Layani 73 Ribu Penumpang dan 390 Pergerakan Pesawat

MANGUPURA, balitourismnow.com – Pasca pengehentian sementara seluruh aktivitas kebandarudaraan selama pelaksanaan Nyepi, 29 Maret 2025 kemarin, Bandara I Gusti Ngurah Rai kembali beroperasi dengan normal.

Setelah kembali beroperasi, Bandara Ngurah Rai diperkirakan melayani 73 ribu pergerakan penumpang dengan 390 pergerakan pesawat. “Memasuki H-3 Hari Raya Idulfitri Bandara I Gusti Ngurah Rai mulai dipadati penumpang,” kata General Manager Bandara Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab, Minggu 30 Maret 2025.

Pengelola bandara mencatat pergerakan penumpang harian tertinggi selama periode angkutan Lebaran 1446 Hijriah/2025 terjadi pada Jumat 28 Maret. “Dari pantauan aktivitas di area bandara memang tampak terjadi kepadatan. Jumlah penumpang yang terlayani Bandara Ngurah Rai pada Jumat kemarin mencapai 73.550 orang dengan 420 penerbangan,” ujar Syaugi.

Angka tersebut terdiri dari 31.080 penumpang dengan 207 penerbangan domestik dan sisanya 42.470 penumpang yang berasal dari 213 penerbangan internasional.

BACA JUGA:  Ukur Keberhasilan Pelayanan, Bandara Ngurah Rai Raih Peringkat Enam Best Regional Airports in Asia 2025

Kalau dibandingkan dengan periode Lebaran 2024 peningkatan jumlah penumpang pada H-3 lebaran hanya 3 persen, dimana tahun lalu terdapat 71.500 penumpang. Sedangkan lalu lintas penerbangan turun 3 persen dari 432 pergerakan pesawat pada H-3 Lebaran 2024.

“Jika dilihat berdasarkan jumlah penumpang dan pesawat per hari semenjak posko berjalan, keduanya sama-sama menunjukkan adanya peningkatan, bahkan kemarin 28 Maret menjadi yang tertinggi,” imbuhnya.

Syaugi menilai tren trafik perlahan bergerak naik. “Hasil pengamatan kami, walau dibandingkan dengan Lebaran tahun 2024 belum menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, tetapi jika dilihat dari rata-rata harian penumpang pada Januari dan Februari tahun ini, selama 3 hari terakhir angkanya semakin membaik,” jelasnya.

Dengan rata-rata harian pada Januari dan Februari melayani 61.759 penumpang dan 388 pergerakan pesawat, maka lonjakan penumpang pada H-3 Lebaran naik mencapai 19 persen, sedangkan trafik pesawat naik 10 persen.

BACA JUGA:  'Thematic Event Imlek’ di Bandara I Gusti Ngurah Rai

Di sisi lain, kendati terjadi lonjakan penumpang dan trafik penerbangan, pelayanan di Bandara Ngurah Rai berjalan dengan lancar. Seluruh aspek pelayanan dapat terpenuhi, baik pelayanan di dalam area bandara, maupun konektivitas para penumpang dari dan menuju bandara.

Berkat dukungan dari semua intansi terkait yang terlibat dalam posko angkutan lebaran, operasional bandara terutama di masa puncak mudik dapat berjalan dengan lancar dan terkendali.

Terlebih di masa puncak tersebut juga bertepatan dengan Upacara Pengerepukan, yaitu bagian dari rangakaian Hari Raya Nyepi berupa tradisi pawai ogoh-ogoh dimana terjadi pengalihan lalu lintas di berbagai titik termasuk di sekitar Bandara Ngurah Rai,” ujarnya.

Syaugi mengatakan, dengan rentang waktu libur Lebaran yang masih cukup panjang, pihaknya akan terus perkuat koordinasi serta perketat pengawasan untuk memastikan terjaganya kualitas pelayanan kepada penumpang.

BACA JUGA:  4 Hari Libur Peringatan Kenaikan Isa Al Masih, Bandara Ngurah Rai Dipadati Penumpang Rata-rata 70 Ribu Sehari

“Itu, karena kemungkinan Bandara I Gusti Ngurah Rai masih akan diramaikan dengan wisatawan yang ingin berlibur ke Balii,” tegasnya. [rls]

Shares: