THE MANDALIKA, balitourismnow.com – Indonesia sangat siap dalam menghadirkan ajang balap berstandar internasional. Kesiapan itu, bukan hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga dari kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang semakin profesional dan kompeten.
Lihatlah GT World Challenge Asia 2026 yang digelar pada 1–3 Mei 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit. Sebanyak 200 marshal yang seluruhnya berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB) mengambil peran penting dalam mendukung operasional balapan.
Mereka terdiri dari berbagai fungsi strategis, mulai dari Marshal Pitlane (45 orang), Marshal Track (95 orang), Marshal Track Maintenance (10 orang), Chief Marshal (8 orang), Pick Up Bike Marshal (8 orang), Tim Recovery Marshal (23 orang), serta Marshal Cadangan (reserve).
“Secara keseluruhan, semua Marsdhal itu memastikan setiap aspek balapan berjalan aman, tertib, dan sesuai standar internasional,” kata Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria dalam keterangan rilisnya, Selasa 31 Maret 2026.
[irp]
Peran marshal menjadi salah satu elemen paling vital dalam penyelenggaraan motorsport. Mulai dari pengawasan lintasan, penanganan insiden, hingga menjaga keselamatan pembalap dan kru, seluruhnya membutuhkan ketelitian, kecepatan respons, serta koordinasi yang tinggi.
Priandhi Satria kemudian menegaskan, keterlibatan penuh marshal lokal ini menjadi bukti nyata kesiapan SDM Indonesia dalam mendukung event motorsport kelas dunia.
“Keikutsertaan 200 marshal lokal NTB dalam GT World Challenge Asia 2026, menegaskan bahwa Sirkuit Mandalika tidak hanya siap sebagai tuan rumah dari sisi fasilitas, tetapi juga telah didukung oleh SDM yang kompeten, terlatih, dan berpengalaman dalam memenuhi standar keselamatan serta operasional balap internasional.
“Seluruh marshal telah melalui proses rekrutmen, pelatihan, dan keterlibatan di berbagai event sebelumnya, sehingga mampu menjalankan peran krusial secara profesional,” lanjut Priandhi Satria bangga.
[irp]
Menurutnya, keterlibatan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam membangun ekosistem motorsport nasional yang berkelanjutan.
“Kami ingin Sirkuit Mandalika tidak hanya dikenal sebagai venue balap kelas dunia, tetapi juga sebagai pusat pengembangan SDM motorsport yang berdaya saing global,” tambahnya.
Keterlibatan marshal lokal secara penuh dalam ajang internasional ini menjadi cerminan peningkatan kapasitas dan profesionalisme SDM daerah.
Dengan sistem kerja yang terstruktur dan berbasis standar internasional, para marshal tidak hanya memastikan kelancaran jalannya balapan, tetapi juga memperkuat posisi Pertamina Mandalika International Circuit, di kawasan The Mandalika, Lombok Tengah sebagai salah satu destinasi unggulan motorsport kelas dunia.
[irp]
Ajang GT World Challenge Asia 2026 pun diharapkan tidak hanya menghadirkan kompetisi balap berkelas, tetapi juga meninggalkan legacy dalam bentuk peningkatan kualitas SDM lokal yang mampu bersaing di tingkat internasional.
“Selama tiga hari penuh, Penonton dapat menikmati seluruh rangkaian balapan mulai dari sesi latihan, kualifikasi, hingga balapan utama,” sebut Priandhi Satria serius.
Bagi penonton yang menginginkan pengalaman eksklusif, Royal Box menawarkan berbagai fasilitas premium seperti lunch & refreshments, akses grid walk, pit walk, dan paddock access untuk melihat lebih dekat aktivitas tim dan mobil balap.
Jika tertarik, tTiket dapat dibeli secara online melalui aplikasi Goers di tautan http://goers.co/gtwca2026, website resmi www.themandalikagp.com, aplikasi MyTelkomsel, serta secara langsung di Mandalika Circuit Store,” ucap Priandhi Satria. [rls]


