MANGUPURA, balitourismnow.com – Ini waktunya anak-anak yang giliran berekpresi, para orang tua lewat. Tari Gopala yang menggambarkan seorang pengembala menyambut para penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai, memeriahkan Hari Anak Nasional, Rabu 23 Juli 2025.
Budaya Bali yang dihadirkan sarat akan keindahan dan suasana meriah melalui pagelaran tari Gopala, selain itu juga pembagian cinderamata khas berupa gendang mini untuk penumpang anak-anak. Acara spesial ini menjadi kejutan bagi penumpang, khususnya anak-anak.
Kegiatan bertema anak yang diselenggarakan di terminal kedatangan dan keberangkatan domestik ini sebagai bentuk apresiasi dan sekaligus upaya Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk berinteraksi lebih dekat dengan penumpang, khususnya anak-anak.
“Wah, saya merasa seneng banget. Belum pernah menari di bandara, dihadapan para tamu,” kata Made Dandi (5), salah seorang penari yang menyampaikan antusiasnya ketika mendapat kesempatan tampil di Bandara Ngurah Rai.
[irp]
Sesuai namanya, Gopala atau penggembala sapi, tarian yang disajikan melalui olah gerak sekolompok anak usia 5-8 tahun ini menggambarkan kegiatan Khrisna kecil yang polos, lincah, dan ceria saat menggembala sapi di ladang.
Aktivitas yang penuh makna serta bagian dari nilai luhur budaya Bali ini memberikan pengalaman yang tak terlupakan ketika ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai.
Xavier, seorang penumpang dari Inggris berusia 9 tahun mengaku kagum dengan penampilan tari yang disajikan oleh Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. “Keren banget anak seusia mereka bisa menampilkan tari yang indah di bandara! Menurutku penampilannya bagus sekali,” sebutnya.
Semantara Pelaksana Harian (PH) General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi mengungkapkan rangkaian acara khusus untuk anak ini merupakan event tahunan. “Kami ingin membawa dan menghidupkan keceriaan anak-anak di bandara,” sebutnya.
[irp]
Khusus di Hari Anak Nasional, penampilnya pun dipilih anak-anak dari sanggar di sekitar bandara. ”Jadi ini adalah persembahan putra-putra Bali untuk anak-anak Indonesia dan dunia,” ungkap Gede Eka.
Kegiatan tematik seperti hari ini merupakan komitmen untuk menjadikan Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai ruang publik yang ramah anak, menyenangkan dan memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan.
”Upaya ini juga sebagai langkah nyata kami dalam mendorong pariwisata Bali dan juga memberikan kesempatan bagi penggerak seni untuk menunjukkan bakatnya di bandara,” pungkasnya.[rls]


