Art & Culture

Bandara Ngurah Rai Sambut Wisatawan dengan Nuansa Budaya Bali

MANGUPURA, balitourismnow.com – Bandara I Gusti Ngurah Rai menghadirkan pertunjukan seni tari tradisional Bali dan parade gebogan dalam rangka perayaan Hari Suci Galungan, Selasa 18 November 2025. Sajian seni ini menjadi atraksi budaya yang unik dan memikat memikat.

Sajian budaya khas Bali ini dapat dinikmati oleh para penumpang sebelum keberangkatan maupun setibanya di Bali. Temanya, menonjolkan pesan kebersamaan, harmoni, dan rasa syukur, sejalan dengan makna Galungan dan Kuningan sebagai kemenangan dharma melawan adharma.

“Penyelenggaraan thematic event ini merupakan upaya untuk menghadirkan pelayanan yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga sarat makna budaya,” kata General Manager Bandara Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab.

Thematic event ini khusus dalam rangka perayaan Hari Suci Galungan, sebagai bentuk apresiasi terhadap tradisi dan budaya Bali sekaligus memberikan pengalaman yang berkesan bagi para pengguna jasa.

BACA JUGA:  Vietnam Airlines Beroperasi Kembali di Bandara Ngurah Rai

Penumpang yang datang dan berangkat terpesona dengan area terminal domestik dan internasional yang ditata dengan dekorasi bernuansa Galungan dan Kuningan, seperti penjor, canang, dan ornamen khas Bali lainnya, menciptakan suasana hangat dan penuh spiritualitas.

“Hari Raya Galungan dan Kuningan adalah momen sakral bagi masyarakat Bali, dan melalui thematic event ini kami ingin memberikan kesempatan kepada wisatawan untuk lebih dekat dengan nilai-nilai kearifan lokal,” ujarnya.

Khusus untuk penampilan seni tari Barong Bangkung akan berlangsung pada tanggal 30 November yang dapat dinikmati oleh para penumpang sebelum keberangkatan maupun setibanya di Bali.

Syaugi menambahkan, momen peningkatan kunjungan wisatawan selama periode hari raya menjadi kesempatan bagi bandara untuk terus memberikan pelayanan terbaik.

BACA JUGA:  Akhir Pekan Hari Raya Iduladha 1446 H, Beri Dampak Positif Terhadap Trafik Penumpang di Bandara Ngurah Rai

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pengalaman berbeda kepada para pengguna jasa, sekaligus memperkuat citra Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai gerbang pariwisata yang kaya warisan budaya,” jelasnya.

Penyajian thematic event seperti ini merupakan wujud komitmen bandara dalam menghadirkan pelayanan yang ramah, humanis, dan sarat nilai budaya, dengan tetap mengedepankan standar keselamatan serta kenyamanan seluruh pengguna jasa.

Saat ini, Bandara I Gusti Ngurah Rai melayani rata-rata 67 ribu penumpang per hari baik domestik maupun internasional.

“Dengan terus meningkatnya trafik penumpang, kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan perjalanan yang tidak terlupakan kepada seluruh pengguna jasa bandara,” tutup Syaugi. [rls]

Shares: