Destinasi

Ini Langkah The Nusa Dua, The Mandalika dan The Golo Mori Menyambut Lonjakan Wisatawan saat Nataru

MANGUPURA, balitourismnow.com – Menyambut lonjakan wisatawan pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mesti diikuti dengan persiapan. Itu pula dilakukan di nJourney bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC).

Kepastian kesiapan menyeluruh melalui penguatan manajemen risiko dan kesiapan operasional serta pelayanan prima di tiga kawasan pariwisata yang dikelola, yakni The Nusa Dua, The Mandalika, dan The Golo Mori.

“Periode Nataru merupakan fase dengan tingkat mobilitas wisatawan yang tinggi, sehingga butuh pengelolaan risiko yang terukur dan prudent, untuk menjaga stabilitas operasional kawasan,” kata Direktur Operasi ITDC Troy Warokka melalui keterangan rilisnya, Jumat 19 Desember 2025.

ITDC memastikan kesiapan Nataru dikelola dalam kerangka manajemen risiko dan tata kelola yang kuat. “Fokus kami, menjaga keselamatan pengunjung, memastikan kelancaran operasional kawasan, dan keberlanjutan kinerja destinasi di tengah peningkatan aktivitas wisata,” ujarnya.

BACA JUGA:  Fight for a Cure: 40 Petarung Berkumpul di Nuanu Creative City

Di The Nusa Dua, ITDC mencatat tren kunjungan yang konsisten sepanjang 2025 dengan total kunjungan hingga November mencapai lebih dari 3,4 juta kunjungan.

Menyambut periode Nataru, tenant-tenant di kawasan ini menghadirkan beragam festive dining dan atraksi ramah keluarga, seperti Christmas Eve Dinner, Christmas Brunch, hingga New Year’s Eve Gala Dinner di sejumlah hotel berbintang.

Selain itu, The Nusa Dua juga akan menghadirkan pertunjukan budaya, choir performance, serta aktivitas kebersamaan yang dikemas untuk menciptakan suasana liburan yang hangat, nyaman, dan berkesan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Di The Mandalika, ITDC memproyeksikan jumlah kunjungan wisatawan selama periode Nataru 2025 mencapai 118.733 kedatangan. Peningkatan kunjungan ini didukung oleh rangkaian aktivitas akhir tahun yang diselenggarakan oleh tenant di kawasan.

BACA JUGA:  The Nusa Dua Kembangkan Kawasan Pariwisata Keberlanjutan: Dianugrahi Bali Tourism Award 2025

Antara lain gala dinner dan hiburan musik di sejumlah hotel, live music dan DJ performance di malam pergantian tahun. Semua sajian hiburan itu tentu dapat memberikan pengalaman baru yang tak terlupakan.

Seluruh rangkaian kegiatan tenant di The Mandalika dilaksanakan dengan pengawasan dan koordinasi ITDC bersama stakeholders terkait, untuk memastikan aspek keamanan, kenyamanan, dan ketertiban kawasan tetap terjaga selama periode libur Nataru.

Di The Golo Mori, ITDC menawarkan konsep pengalaman libur Nataru melalui pendekatan yang intim dan reflektif.

Sepanjang bulan Desember 2025, Nuka Beach Club, menghadirkan Christmas Celebration and New Year Special Menu Package serta beragam rangkaian Christmas Celebration, seperti Gingerbread by the Beach, Melodies of Christmas, dan Santa’s Heartful Surprise.

BACA JUGA:  Tingkat Okupansi dan Kunjungan Wisatawan di Tiga Destinasi ITDC Tahun 2024

Puncak perayaan Nataru di The Golo Mori ditandai dengan program “Journey of Heartfelt Harmony” yang diselenggarakan 19 Desember 2025.

Sementara itu, rangkaian New Year’s Celebration berlangsung pada 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, dikemas dalam beberapa fase yang memberi sejumlah pengalaman, mulai dari suasana senja yang hangat hingga perayaan malam pergantian tahun yang berkesan.

Troy mengatakan, untuk mendukung kelancaran dan kenyamanan selama periode libur akhir tahun, ITDC juga memperkuat aspek operasional dan pengamanan kawasan. Langkah itu mencakup pendirian posko kesiapsiagaan di titik-titik strategis, pengaturan akses dan lalu lintas kawasan.

Selain itu, melakukan koordinasi intensif dan terukur dengan para pemangku kepentingan terkait guna mengantisipasi peningkatan aktivitas pengunjung.

BACA JUGA:  Kemeriahan Perayaan Holi - Festival Warna di Bali

“Pendekatan operasional yang kami terapkan adalah memastikan seluruh kawasan bisa menikmati momentum Nataru dengan aman, tertib, dan terkendali tanpa mengurangi kualitas pengalaman wisata,” ujar Troy. [rls]

Shares: