News

Peduli Keindahan Laut Bali, Ayodya Resort Bali dan Living Sea Lakukan Konservasi Laut Berkelanjutan

NUSA DUA, balitourismnow.com – Terumbu karang dengan ekosistem bawah laut yang memukau menjadi daya tarik bagi wisatawan. Bali yang kaya dengan terumbu karangnya dapat dijadikan atraksi wisata bahari untuk menciptakan pengalaman terunik liburan di Bali.

Terumbu karang tumbuh di dasar laut menjaga keseimbangan ekosistem laut. Terumbu karang menjadi rumah bagi ratusan spesies ikan. Karenanya, terumbu karang penting dijaga kelestarianya agar kondisinya tetap baik dan tidak mengalami kerusakan parah.

Itu salah satu alasan Ayodya Resort Bali bersama Living Sea meluncurkan sebuah inisiatif konservasi laut berkelanjutan yang didedikasikan untuk menjaga dan melindungi ekosistem terumbu karang Bali di Ayodya Resort Bali, Jumat 13 Februari 2026.

General Manager Ayodya Resort Bali, Vineet Mahajan mengatakan, sebagai bagian dari inisiatif ini, para tamu Ayodya Resort Bali juga akan memiliki kesempatan untuk berpartisipasi langsung dalam kegiatan konservasi terumbu karang, seperti program adopsi dan transplantasi karang.

BACA JUGA:  Grup Hotel Ini, Serentak Sambut Liburan Sekolah dengan School HoliDEALS

“Hal ini memungkinkan wisatawan untuk terlibat dalam pengalaman yang bermakna dan sejalan dengan prinsip pariwisata yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Kolaborasi ini merupakan langkah bermakna dalam perjalanan keberlanjutan kami,” kata Vineet Mahajan.

Di sepanjang pesisir indah Nusa Dua, Ayodya Resort Bali menyadari pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan laut di sekitarnya. Melalui kerja sama ini, Ayodya Resort Bali dan Living Sea akan melaksanakan serangkaian program konservasi.

Termasuk transplantasi terumbu karang, edukasi lingkungan bagi tamu dan karyawan, serta kampanye kesadaran mengenai pentingnya mengurangi polusi laut dan melindungi keanekaragaman hayati bawah laut.

Kolaborasi ini cermin komitmen jangka panjang resor terhadap pariwisata yang bertanggung jawab dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. “Menumbuhkan kesadaran menjaga dan melestarikan terumbu karang penting terus diupayakan melalui kerjasama,” ucapnya.

BACA JUGA:  BASAbali Wiki Gelar Dialog Kebijakan #2, Lahirkan Lima Rekomendasi

Living Sea dikenal luas atas program konservasi terumbu karang berbasis komunitas serta inisiatif edukasi yang aplikatif dan partisipatif.

Dengan keahlian dan pengalaman mereka dalam restorasi ekosistem laut, kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan dampak positif yang terukur dan berkelanjutan bagi ekosistem bawah laut Bali.

“Sebagai resor yang berada di tepi pantai, ini menjadi tanggung jawab kami tidak hanya menghadirkan pengalaman menginap yang berkesan bagi para tamu, tetapi juga secara aktif melindungi keindahan alam yang menjadikan Bali sebagai destinasi yang begitu istimewa,” paparnya.

Sebagai bagian dari inisiatif ini, para tamu Ayodya Resort Bali juga akan memiliki kesempatan untuk berpartisipasi langsung dalam kegiatan konservasi terumbu karang, seperti program adopsi dan transplantasi karang.

BACA JUGA:  ITDC Lestarikan KEK Mandalika melalui Konservasi Mangrove

Hal ini memungkinkan wisatawan untuk terlibat dalam pengalaman yang bermakna dan sejalan dengan prinsip pariwisata yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi bersama Living Sea, Ayodya Resort Bali kembali menegaskan komitmennya untuk mengintegrasikan praktik berkelanjutan dalam operasional resor sekaligus berkontribusi pada pelestarian warisan laut Bali bagi generasi mendatang.

‎Leon Boey dan Rob Jenkins dari Livingseas memaparkan, saat ini keberadaan terumbu karang yang masih dalam kondisi baik ada di daerah pariwisata seperti Raja Ampad. Di Bali yang kondisi air lautnya dingin, pertumbuhan terumbu karang relatif baik.

Kerusakan terumbu karang dipicu oleh ombak besar, selain karena pencarian ikan menggunakan bahan berbahaya. Belakangan ini, pertumbuhan terumbu karang di perairan Bali telah membaik. Sebut saja di Padang Bai, kini menjadi incaran bagi penghobi wisata bahari khsusunya diving.

BACA JUGA:  Operasional Bandara Ngurah Rai Tutup Saat Hari Raya Nyepi

“Melalui upaya kerjasama Ayodya Resort Bali dengan Livingsea diharapkan kesadaran masyarakat termasuk para tamu resor ini makin tumbuh untuk bersama-sama menjaga kelestarian teumbu karang,” ujar Leon Boey,

Living Sea adalah inisiatif konservasi laut yang berfokus pada pelestarian terumbu karang melalui program transplantasi karang, edukasi lingkungan, serta kemitraan kolaboratif yang bertujuan melindungi ekosistem laut Indonesia.

Karena itu, menjaga kelestarian terumbu karang merupkan komitmen dari resor keluarga bintang lima tepi pantai yang terkemuka, berlokasi di jantung kawasan Nusa Dua ini. Resor ini tawarkan perpaduan autentik budaya Bali, pelayanan kelas dunia, serta pengalaman ramah keluarga.

Dikelilingi taman tropis yang asri dan menghadap hamparan pantai yang memukau, Ayodya Resort Bali menawarkan keseimbangan sempurna antara relaksasi, rekreasi, dan eksplorasi budaya. [buda]

Shares: