MANGUPURA, balitourismnow.com – Anda ke Bali pada perayaan Tahun Baru Imlek? Pada saat itu, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali akan menghadirkan parade barongsai pada Selasa, 17 Februari 2026. Pentas budaya Tionghoa itu untuk memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek.
Bukan hanya parade barongsai, di sejumlah area di terminal domestik dan internasional dimeriahkan dengan suasana perayaan Tahun Baru Imlek. Itu untuk meningkatkan pengalaman pelanggan bagi setiap penumpang yang tengah berada di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.
“Thematic Event Imlek, tentunya kami berharap parade barongsai ini dapat memberikan pengalaman tak terlupakan bagi para pengguna jasa,” kata PH. General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Purna Irawan, Sabtu 14 Februari 2026.
Purna Irawan mengatakan, sebanyak 438 ribu penumpang diproyeksikan akan dilayani oleh Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali pada periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2026.
Selama periode 13 s.d. 19 Februari 2026 tersebut, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) selaku pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali turut memprediksi sekiranya 2.804 pergerakan pesawat akan hilir mudik di Bali.
Jumlah prediksi 438 ribu penumpang tersebut terbagi atas 268 ribu penumpang rute internasional, serta 170 ribu penumpang rute domestik. Lalu prediksi 2.804 pergerakan pesawat terdiri dari 1.521 pergerakan pesawat rute internasional, serta 1.283 pergerakan dari rute domestik.
Bandara Ngurah Rai telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menyambut potensi meningkatnya trafik pada periode libur panjang tersebut.
“Pada periode libur panjang Imlek ini, kami memprediksi adanya peningkatan trafik penumpang sebesar kurang lebih 1,5% dibandingkan di hari biasa,” ucap Purna Irawan.
Tentunya hal ini dibarengi dengan langkah antisipasi, utamanya untuk menghindari adanya kepadatan penumpang di area terminal kedatangan serta di area jalan akses bandara yang berpotensi menurunkan level of service.
Purna Irawan menambahkan, puncak pergerakan penumpang diprediksi akan terjadi pada Minggu, 15 Februari dengan proyeksi total 76 ribu penumpang, yang terbagi menjadi 37 ribu kedatangan penumpang dan 39 ribu penumpang berangkat.
Pergerakan penumpang diprediksi akan mencapai puncak arus balik pada Kamis, 19 Februari dengan proyeksi jumlah penumpang mencapai 64 ribu orang.
“Momentum libur panjang Imlek di tahun ini cukup unik, karena berdekatan dengan awal Bulan Ramadan. Kami memprediksi sebagian besar penumpang domestik menghabiskan waktu liburan di Bali sebelum memasuki Ramadan,” ujar Purna Irawan melanjutkan. [rls]


