BULELENG, balitourismnow.com – Master Ketut Arsana, tokoh penyembuhan holistik ternama sekaligus pendiri OM HAM Retreat and Resort, membawa misi kemanusiaan bertajuk “Sentuhan Cahaya” ke Kabupaten Buleleng.
Kali ini Master Arsana berkolaborasi dengan Yayasan Jaya Pranidhana dan Pertuni Buleleng membekali para penyandang disabilitas netra dengan teknik penyembuhan energi (Prana) untuk meningkatkan taraf profesionalisme dan spiritualitas mereka.
“Penyembuhan sejati tidak datang dari mata, melainkan dari kedalaman hati dan aliran energi yang murni. Rekan-rekan Pertuni memiliki potensi besar untuk menjadi ‘saluran cahaya’ bagi kesehatan sesama,” kata Master Ketut Arsana, di Monumen Tri Yudha Sakti, Jumat 13 Maret 2026.
Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan pijat biasa. Sebab, Master Ketut Arsana mengajarkan bagaimana seorang terapis dapat melampaui teknik fisik dengan memanfaatkan energi alam semesta.
Sebagai sosok di balik kesuksesan Ubud Bodywork Centre dan International Ashram Munivara, ia meyakini bahwa keterbatasan penglihatan justru seringkali mengasah kepekaan rasa yang luar biasa.
Dalam workshop ini, Master Arsana secara personal membimbing para peserta dalam beberapa tahapan krusial:
Aktivasi Telapak Tangan: Membuka jalur energi agar setiap sentuhan pijat memiliki efek penyembuhan yang lebih dalam (Deep Healing).
Transfer Filosofi Prana: Memberikan pemahaman bahwa seorang terapis harus sehat secara mental dan spiritual terlebih dahulu sebelum menyembuhkan orang lain.
Meditasi Kolektif: Master Arsana bersama para relawan dari Ashram Lembah Bhayam melakukan sinkronisasi energi untuk memberikan penguatan spiritual kepada 50 peserta yang hadir.
Kehadiran OM HAM Retreat and Resort dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata dari nilai “Seva” (pelayanan tanpa pamrih) yang selalu diajarkan oleh Master Arsana.
Selain berbagi ilmu, acara ini juga diisi dengan pembagian paket sembako dan tali kasih untuk mendukung kemandirian ekonomi komunitas disabilitas di Buleleng.
“Melalui inisiatif ini, kami berharap para terapis disabilitas netra tidak hanya dipandang sebagai tenaga pijat tradisional, tetapi diakui sebagai praktisi kesehatan holistik yang mampu memberikan ketenangan jiwa bagi pasiennya,” harap Master Ketut Arsana. [buda]


