News

Bali Barber Expo 2025 di Kota Denpasar, Hadirkan 60 Bintang Tamu dari 15 Negara

DENPASAR, balitourismnow.com – Bali Barber Expo 2025 menghadirkan 60 Bintang Tamu dari 15 Negara di Dunia. Event barber sudah menginjak tahun kedua, dan menjadi ajang lebarannya anak anak barber yang ada di Indonesia, destinasi wisata barber.

Bali Barber Expo 2025 ini dibuka oleh Wakil Walikota (Wawali) Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa ditandai dengan pemukulan gong serta peninjauan stand barber yang dipusatkan di Gedung Dharma Negara Alaya Denpasar, Sabtu 5 Juni 2025.

Gelaran internasional ini digadang-gadang menjadi Event Barber terbesar di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara lantaran sukses memasuki tahun kedua, dan telah menjadi perayaan yang sangat dinantikan para barber di seluruh Indonesia.

“Acara ini dijuluki sebagai “Lebaran bagi komunitas barber”, sekaligus menjadi destinasi utama wisata komunitas dan ajang berkumpulnya pelaku industri dari berbagai wilayah dan negara,” kata Ketua Panitia Bali Barber Expo, Tomi Bolin dalam laporannya.

BACA JUGA:  Bali Bangkit: Wisman Meningkat, Pajak Daerah Melonjak

Bali Barber Expo 2025 yang diadakan selama dua hari dari tanggal 5 sampai 6 Juli 2025 ini diproyeksikan sebagai event barber terbesar di Asia. Expo ini menghadirkan bintang tamu internasional dari 15 negara.

Negara itu, diantaranya Mongolia, New Zeland, Taiwan, Pilipina, Vietnam, Laos, Hongkong, Tailand, dan Malaysia. Mereka akan berbagi teknik dan inspirasi melalui seminar kelas dunia dan pertunjukan keterampilan global.

“Berbagai kompetisi bergengsi seperti internasional barber battle, individual competition, dan team challenge akan digelar untuk merayakan keahlian, kreativitas, dan solidaritas antarbarber,” ucap Tomi Bolin.

Tak hanya sebagai ajang pertunjukan, expo ini juga merupakan ruang edukasi dan kolaborasi, yang mempertemukan ratusan merek lokal dan internasional di bidang barbering dan perawatan rambut, membuka peluang besar dalam jejaring bisnis dan pengembangan profesional.

BACA JUGA:  Pelaku Usaha Pariwisata Diminta Siapkan Mitigasi Bencana

“Dengan dukungan Pemerintah Kota Denpasar, Bali Barber Expo diharapkan menjadi event tahunan yang ikonik dan memperkuat posisi Denpasar sebagai kota kreatif yang inklusif, adaptif, dan menjadi pusat pertumbuhan industri gaya hidup modern berbasis komunitas,” ujarnya

Wawali Arya Wibawa mengatakan, Bali Barber Expo 2025, merupakan sebuah perhelatan luar biasa yang menjadi wadah pertemuan insan kreatif di bidang barbering, tidak hanya dari Bali dan Indonesia, namun juga dari berbagai belahan dunia. Acara ini serangkaian kegiatan Denpasar Youth Festival (D’Youth Fest) 5.0.

“Saya apresiasi setinggi-tingginya kepada para panitia dan komunitas yang menghadirkan acara ini dalam semangat kolaborasi, inovasi, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang ekonomi kreatif, khususnya dalam menunjang sub-sektor fashion dan personal care,” ujarnya.

Arya Wibawa mengatakan, acara ini membuktikan bahwa profesi tukang cukur bukan sekadar jasa potong rambut, namun telah berevolusi menjadi bagian penting dari gaya hidup, tren budaya urban, dan identitas kreatif anak muda.

BACA JUGA:  ITDC dukung Real Star, Ajak Anak-anak Panti Asuhan Tebet Beraktivitas di TMII

Kehadiran lebih dari 20 narasumber internasional menjadi bukti bahwa Bali telah menjadi panggung terbuka untuk pertukaran ide dan praktik global di bidang barbering. “Untuk itu, kami di Pemerintah Kota Denpasar sangat mendukung upaya-upaya seperti ini,” ucapnya.

Hal ini, secara langsung mendorong penciptaan lapangan kerja, inovasi produk dan layanan, serta menjadikan industri kreatif sebagai motor pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif danberkelanjutan.

Melalui Bali Barber Expo, pihaknya berharap semakin banyak pelaku muda yang terinspirasi untuk terus belajar, beradaptasi dengan tren global, dan menjadikan kreativitas sebagai kekuatan dalam membangun masa depan mereka.

“Hal ini sejalan dengan komitmen dalam mewujudkan denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya. Saya harap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secaraberkelanjutan, dengan inovasi dan kolaborasi yang lebih luas,” harapnya. [hms]

Shares: