Life style

Pertama Berlari di Sirkuit Mandalika, Dukung Sport Tourism

LOMBOK, balitourismnow.com – Sebanyak 9.000 ramaikan POCARI SWEAT Run Lombok 2025 yang di Sirkuit Mandalika, Sabtu 14 September 2025. Mereka berlari melintasi rute-rute istimewa mengelilingi sirkuit, juga desa-desa yang sangat indah dan kaya dengan budaya.

“Kegiatan ini mendukung Sport Tourism dan menghidupkan pariwisata local, seperti ini yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah Nusa Tengara Barat (NTB),” kata Gubernur NTB, Muhamad Iqbal senang.

Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney terus mendukung sport tourism melalui kehadiran beragam event olahraga di Sirkuit Mandalika, NTB.

Berbagai event mulai dari yang berskala nasional hingga internasional, Mandalika diharapkan menjadi destinasi pariwisata unggulan untuk sport tourism. “Kami mendukung penuh kegiatan ini diselenggarakan di NTB,” imbuhnya.

[irp]

Direktur Utama InJourney, Maya Watono mengatakan, sebagai destinasi pariwisata super prioritas, Mandalika kini tidak hanya dikenal sebagai trek balap dunia, tetapi juga terbuka bagi masyarakat luas melalui event seperti POCARI SWEAT Run Lombok 2025.

InJourney berkomitmen mendukung beragam kegiatan olahraga di kawasan ini karena setiap event menjadi katalis pertumbuhan ekonomi masyarakat. Event ini memberikan kontribusi nyata seperti meningkatnya okupansi hotel, lonjakan trafik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Termasuk multiplier effect yang mendorong perputaran ekonomi daerah secara signifikan, mengingat 70% peserta berasal dari luar kota. “Kami berharap, Mandalika semakin kokoh sebagai destinasi unggulan sport tourism di Indonesia,” ujarnya.

Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Puspita Winawati (Wina) menyatakan, POCARI SWEAT Run Lombok 2025 ini wujud komitmen kami untuk menyehatkan masyarakat lebih luas dengan menyediakan wadah pelari-pelari, terutama dari daerah timur dan tengah Indonesia.

[irp]

Total 9.000 pelari yang membirukan Lombok menjadikan kegiatan ini sebagai event lari sirkuit terbesar di Indonesia. “Selain untuk menyehatkan, ajang ini juga untuk memperkenalkan budaya Lombok kepada masyarakat yang lebih luas,” sebutnya.

Dengan rute yang tersertifikasi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) dan Association of International Marathons and Distance Races (AIMS), memastikan pelari mendapatkan pengalaman terbaik di Lombok ini.

Rangkaian kegiatan ajang lari ini telah dimulai sejak 12 September dengan pengambilan paket lomba lari.

Hari ini, Sunset Run dengan rute 4,3 kilometer mengelilingi sirkuit menjelang matahari terbenam menjadi ajang pembuka di 13 September dan puncak acara yang meliputi Marathon (42,195 kilometer), Half Marathon (21,0975 kilometer), dan 10 kilometer.

[irp]

Untuk mewujudkan bentuk kepedulian lingkungan dan pariwisata yang berkelanjutan, InJourney melakukan konservasi Mangrove di Lot MG yang terletak di kawasan paling timur The Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. [rls]

Shares: