Destinasi

Didukung Pemerintah Provinsi, InJourney Kembangkan Pariwisata Bali, NTB dan NTT

THE GOLO MORI, balitourismnow.com – Holding BUMN Aviasi dan Pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney terus memperkuat pengembangan pariwisata terintegrasi di kawasan Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pengembangan tersebut melalui sinergi layanan bandar udara dan pengelolaan kawasan pariwisata. Hal itu mendapat dukungan melalui kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) (Bali–Nusra).

Dukungan tersebut ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Regional di Golo Mori Convention Center (GMCC), Kawasan The Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat, sebagai bagian dari ekosistem destinasi dan konektivitas yang saling terhubung.

Para gubernur mengapresiasi model layanan pariwisata terintegrasi yang dikembangkan InJourney Group, mulai dari akses bandara hingga pengelolaan kawasan. Ini dinilai memperkuat kemudahan perjalanan wisatawan, efektivitas penyelenggaraan event, dan daya saing destinasi.

[irp]

Sebagai holding BUMN di sektor aviasi dan pariwisata, InJourney berkomitmen mengintegrasikan konektivitas dari hulu ke hilir melalui layanan bandara, aviasi, hingga pengelolaan destinasi pariwisata.

Melalui anak usahanya yaitu InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai pengelola kawasan, InJourney memastikan pengembangan destinasi dilakukan secara terintegrasi, berkualitas, dan berkelanjutan.

“Integrasi layanan ini tidak hanya memperkuat konektivitas antar destinasi, tetapi juga mendorong peningkatan trafik wisatawan di Bali, NTB, dan NTT,” kata Direktur Utama InJourney, Maya Watono.

Sinergi ini, jelas Maya Waton, menjadi fondasi penting dalam mendukung kerja sama Bali–Nusra serta menciptakan peningkatan trafik wisatawan dan dampak ekonomi sosial yang nyata bagi daerah.

[irp]

Sebagai bagian dari InJourney Group, ITDC berperan strategis melalui penyediaan dan pengelolaan infrastruktur Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition (MICE) berstandar internasional di The Golo Mori, tuan rumah penandatanganan PKS lintas provinsi tersebut.

Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menegaskan bahwa kerja sama Bali–Nusra merupakan langkah strategis untuk membangun kawasan pariwisata yang saling terhubung dan berkelanjutan.

“Kolaborasi antar Pemerintah Provinsi Bali, NTB, dan NTT menjadi fondasi penguatan ekosistem pariwisata terintegrasi, peningkatan konektivitas destinasi, yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi regional,” imbuhnya.

Pemilihan GMCC sebagai venue penandatanganan perjanjian karena dinilai memiliki daya dukung infrastruktur yang memadai untuk penyelenggaraan agenda pertemuan berskala nasional maupun internasional.

[irp]

Kepercayaan ini mencerminkan kesiapan kawasan The Golo Mori sebagai ruang kolaborasi strategis lintas wilayah dan lintas sektor di masa mendatang.

GMCC yang diresmikan pada tahun 2023, dirancang sebagai ruang pertemuan strategis yang memadukan fasilitas MICE berstandar kelas dunia dengan keindahan lanskap alam Indonesia Timur.

Kehadiran GMCC menjadi representasi pengembangan Sustainable Marine-Based MICE Tourism Destination yang berorientasi pada kualitas, keberlanjutan, dan daya saing global.

Sejalan dengan hal tersebut, General Manager The Golo Mori, Aji Munarwiyanto, menegaskan bahwa kerja sama Bali–Nusra memiliki makna strategis lebih luas. “Kami memandang Bali–Nusra bukan sekadar kolaborasi antarwilayah, melainkan satu kesatuan sosial dan ekonomi,” sebutnya.

[irp]

GMCC di Kawasan The Golo Mori diharapkan menjadi bagian dari ekosistem kawasan yang inklusif, memperkuat konektivitas, serta mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Selain gedung konvensi berkapasitas hingga 2.000 orang, kawasan The Golo Mori dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, antara lain Nuka Beach Club sebagai destinasi kuliner dan rekreasi tepi pantai, fasilitas heliport mendukung konektivitas VIP dan penyelenggaraan event strategis.

Termasuk rencana pengembangan amenitas kawasan di sejumlah titik lainnya, penguatan fasilitas ini merupakan bagian dari strategi pengembangan kawasan terpadu untuk menunjang aktivitas MICE, pariwisata, dan agenda berskala nasional maupun internasional secara berkelanjutan.

“Melalui momentum ini, InJourney dan ITDC memperkuat peran The Golo Mori sebagai hub MICE strategis di Indonesia Timur melalui layanan pariwisata terintegrasi yang menghubungkan bandara, destinasi, dan kawasan, guna mendorong kolaborasi regional, memperluas dampak ekonomi, serta memperkuat posisi Indonesia dalam peta MICE dunia,” harap Aji Munarwiyanto. [rls]

Shares: