DENPASAR, balitourismnow.com – Aliansi Promosi Pariwisata Indonesia (APPI) tak pernah busan melakukan promosi destinasi di berbagai belahan dunia. Kali ini, melakukan promosi di tiga kota utama di Eropa, yaitu Amsterdam (Belanda), Düsseldorf, dan Stuttgart (Jerman).
Promosi destinasi dengan melakukan misi penjualan strategis ke Eropa (Europe Sales Mission) dimulai tanggal 22 – 28 Februari 2026. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar Eropa dengan menampilkan destinasi-destinasi unggulan tanah air.
“Europe Sales Mission ini merupakan kerjasama APPI dan Kementrian Pariwisata (Kemenpar) RI yang di suport partner Singapore Airline yang mempromosikan Bali, Labuan Bajo, Lombok dan Kepulauan Gili yang memesona,” kata Ketua Komite APPI, Gufron, CHA didampingi Ida Bagus Kharisma Wijaya di Byrd House Bali, Sabur, Kamis 12 Pebruari 2026.
Promosi ini akan meng-update produk dan servis dari masing-masing industry yang ikut dan memberikan satu presentasi destinasi Indonesia terkait progress perkembangannya, juga sustainability, generative tourism, wellness, kualitas ekonomi dan lainnya.
Kota Amsterdam, Düsseldorf, dan Stuttgart sebagai salah satu pasar wisata mancanegara (outbound) paling makmur dan berpotensi di Eropa. Pada kegiatan ini, APPI telah berhasil mengundang partisipasi dari para mitra travel terkemuka di industri ini.
Termasuk perwakilan dari perusahaan perjalanan ternama, seperti DERTOUR Group, Meiers Weltreisen, Travel Counsellors, Talisman, 333TRAVEL, TUI Netherlands, TUI Deutschland, Tischler Reisen, Alltours, De Jong Intra Vakanties, Smaragd Reizen, dan Explorer Fernreisen, serta berbagai mitra penting Eropa lainnya yang aktif mempromosikan Indonesia.
“Kami bangga mengumumkan Misi Penjualan ke Eropa yang akan datang. Inisiatif ini menandai langkah penting dalam memperkuat kehadiran Indonesia di pasar Eropa dengan menghubungkan hotel dan resor kami dengan mitra travel di Eropa, sekaligus menampilkan warisan budaya kami yang kaya dan keindahan alam yang luar biasa,” ujarnya.
Setiap acara di tiap kota diperkirakan akan dihadiri lebih dari 60 mitra travel yang berpotensi menciptakan peluang kerja sama B2B serta memperkuat kemitraan strategis antara pemangku kepentingan pariwisata Indonesia dan operator perjalanan di Eropa.
Dalam promosi ini, diikuti sebanyak 26 delegasi dari 20 hotel, resor, vila, dan penyedia akomodasi ternama di Indonesia akan berpartisipasi dalam misi ini, mempresentasikan produk dan pengalaman uniknya secara langsung ke pasar Eropa.
Program ini didukung secara resmi oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, yang menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam mempercepat pertumbuhan pariwisata berkelanjutan.
Singapore Airlines, yang diakui sebagai salah satu maskapai penerbangan terkemuka di dunia, turut mendukung inisiatif ini dengan menawarkan hadiah utama berupa tiket pulang-pergi ke Bali di setiap kota: Amsterdam, Düsseldorf, dan Stuttgart.
“Kemitraan ini menyoroti peran vital Singapore Airlines dalam menghubungkan kota-kota besar di seluruh Eropa, Amerika, Timur Tengah, dan Asia ke Bali, sehingga meningkatkan aksesibilitas global ke Indonesia,” jelas Gufron.
Misi Penjualan ini juga diharapkan akan dihadiri oleh perwakilan kehormatan, termasuk Duta Besar Republik Indonesia di Belanda, serta pejabat dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Düsseldorf dan Stuttgart.
Selain keterlibatan komersial, misi ini akan berfungsi sebagai platform untuk mempromosikan warisan budaya Indonesia yang kaya, tradisi yang beragam, bentang alam yang menakjubkan, dan keramah-tamahan yang sudah dikenal luas.
Gufron menjelaskan, inisiatif ini mendahului ajang bergengsi ITB Berlin 2026, pameran dagang perjalanan terkemuka di dunia, yang dijadwalkan pada 3–5 Maret 2026. “Promosi ini menonjolkan kehangatan dan keragaman kepulauan kita, membuka jalan menuju pariwisata Indonesia yang berkelanjutan,” tambahnya.
Para pemangku kepentingan pariwisata Indonesia akan melanjutkan keterlibatan mereka dengan mitra travel internasional di Paviliun Indonesia, yang didukung oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, untuk memamerkan beragam potensi pariwisata bangsa di panggung global.
Eropa tetap menjadi pasar sumber yang vital dan berkelanjutan bagi Indonesia, khususnya untuk destinasi seperti Bali, Lombok, dan Labuan Bajo. Wisatawan Eropa dikenal memiliki masa inap yang lebih lama dan pengeluaran yang lebih tinggi untuk akomodasi, kuliner, Spa dan wellness, pengalaman budaya, serta layanan premium.
Dengan pertumbuhan kedatangan wisatawan Eropa yang terus meningkat, Misi Penjualan ini memainkan peran krusial dalam menjaga momentum dan meningkatkan kesadaran merek (brand awareness) Indonesia di kawasan tersebut.
“Dengan meningkatnya minat dari wisatawan Eropa terhadap destinasi seperti Bali, Labuan Bajo, dan Lombok, misi ini bertujuan untuk memperdalam kemitraan strategis dan meningkatkan kesadaran akan potensi pariwisata Indonesia,” ungkapnya.
Ida Bagus Kharisma Wijaya menambahkan, salah satu tujuan Europe Sales Mission ini agar Bali dan Indonesia tetap eksis di market tradisional. Sale mission ini memang memberikan positif image destinasi terutama Bali yang semakin lama semakin memiliki tantangan dari tradisional market.
“Kita juga sebagai ambasador yang memberikan keyakinan kepada market, bahwa Bali itu aman, kita juga bisa menyampaikan ke market, bahwa Bali tetap layak dikunjungi,” ucap Ida Bagus Kharisma Wijaya serius.
APPI adalah aliansi independen yang berdedikasi untuk mempromosikan pariwisata Indonesia yang berdiri pada tahun 2012. APPI telah aktif melakukan inisiatif promosi internasional melalui kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan badan pariwisata daerah di Australia, Selandia Baru, Inggris, serta berbagai negara Eropa.
Seiring APPI terus mengadvokasi sektor pariwisata Indonesia, organisasi ini tetap berkomitmen untuk melaksanakan inisiatif strategis yang mempromosikan praktik pariwisata berkelanjutan dan memastikan posisi Indonesia sebagai destinasi global yang terkemuka. [buda]


