Kalau gak punya bukti, jangan ngomong keberlanjutan deh! Lihat Eco Tourism Bali yang telah melakukan action untuk mewujudkan pariwisata Bali yang berkelanjutan. Eco Tourism Bali telah memenuhi kriteria keberlanjutan Travalyst,” kata Co-Founder Eco Tourism Bali, Rahmi Fajar.
Rahmi Fajar yang ditemui, Kamis 9 Januari 2025 itu mengatakan, Eco Tourism Bali sudah inklusi dalam daftar bergengsi Travalyst. Hal itu mencakup sertifikasi, standar, dan skema keberlanjutan untuk penyedia akomodasi.
Hal tersebut, setelah Eco Tourism Bali berhasil memenuhi kriteria keberlanjutan ketat dari Travalyst. “Pengakuan ini menempatkan Eco Tourism Bali di antara organisasi yang diakui secara global, seperti EarthCheck dan badan verifikasi keberlanjutan terkemuka lainnya,” ujarnya.
Hal tersebut mencerminkan komitmen perusahaan untuk menjunjung standar tertinggi dalam pengelolaan lingkungan dan praktik pariwisata bertanggung jawab. “Kami berharap pengakuan global ini dapat mendorong lebih banyak hotel dan restoran untuk mengadopsi praktik keberlanjutan,” harapnya.
Rahmi Fajar kemudian menegaskan, tujuan Eco Tourism Bali adalah menyediakan layanan yang dapat diakses oleh seluruh sektor industri, sehingga menciptakan perubahan positif yang lebih luas.
Menurutnya, Travalyst adalah inisiatif nirlaba yang didirikan pada tahun 2019 oleh Pangeran Harry, The Duke of Sussex, dengan tujuan membuat informasi keberlanjutan menjadi arus utama, sehingga wisatawan dapat membuat pilihan yang lebih sadar lingkungan.
“Dengan memenuhi kriteria Travalyst, maka Eco Tourism Bali dapat memperkuat perannya sebagai pemain kunci dalam mendorong transparansi dan konsistensi dalam upaya keberlanjutan global,” harap Rahmi Fajar. [BT/*/lan]


