MANGUPURA, balitourismnow.com – Masalah sampah plastic menjadi tantangan pariwisata Bali saat ini. Hal ini, bahkan menjadi isu mendesak yang harus ditangani oleh berbagai pihak, termasuk sektor perhotelan dan restoran. Berbagai kalangan saling bahu membahu memerangi sampah plastik.
Sebut saja Harris Riverview Hotel Kuta memberikan perhatian penuh terhadap pengelolaan sampah plastik. “Selama dua tahun terakhir, kami terus belajar dalam pengelolaan sampah agar semakin baik,” ujar General Manager Harris Riverview Hotel Kuta, Dhony Himawan dalam acara Buka Bersama Ascott Bali Region 2025 di Unique Meeting Room, Jumat 14 Maret 2024.
Selama dua tahun terakhir, Harris Riverview Hotel Kuta telah berupaya mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai di area hotel. Seluruh botol plastik sekali pakai telah digantikan dengan botol minum isi ulang yang tersedia di setiap kamar dan ruang pertemuan hotel.
Staf dan karyawan terus didorong untuk membawa tumbler pribadi sebagai bagian dari upaya pengurangan sampah plastik. Pemilahan sampah berbasis sumber juga telah dilakukan untuk mengurangi kerusakan lingkungan.
[irp]
Pemerintah Provinsi Bali terus berupaya melakukan perbaikan guna meningkatkan kenyamanan wisatawan selama berkunjung ke Pulau Dewata. Hal itu, untuk menjaga Bali yang telah menjadi destinasi wisata yang sangat diminati, baik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.
Selain memberikan perhatian kepada para wisatawan, pemerintah juga terus memikirkan kesehatan masyarakat Bali dan menjaga kelestarian alamnya agar tidak terganggu oleh pembangunan massal yang berpotensi merusak lingkungan hidup.
Pemerintah Provinsi Bali, membutuhkan dukungan serta aksi nyata dari pelaku pariwisata, terutama hotel dan restoran, untuk mengelola sampah mereka secara baik dan benar demi mengurangi sampah plastik di Bali.
“Harris Riverview Hotel Kuta mendukung penuh peraturan pemerintah. Meskipun perubahannya tidak bisa terjadi dalam waktu dekat, namun secara bertahap kami terus berupaya menjadi lebih baik sambil berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait,” tambah Dhony Himawan.
[irp]
Dhony Himawan menambahkan, pada tahun 2024, Harris Riverview Hotel Kuta mengadakan berbagai pelatihan, salah satunya dengan Plastic Bank, untuk terus mempelajari cara-cara efektif dalam mengurangi sampah plastik.
“Sebagai bagian dari komitmen lingkungan, hotel ini secara rutin berpartisipasi dalam kegiatan pembersihan pantai yang diselenggarakan oleh Bumi Aksara untuk mewujudkan Bali yang lebih bersih,” paparnya serius.
Harris Riverview Hotel Kuta akan terus berusaha untuk belajar dan meningkatkan pengelolaan sampah dengan cara yang lebih efektif sebagai bagian dari komitmen terhadap lingkungan. “Kami menyadari bahwa perubahan ini memerlukan waktu,” sebutnya.
Terutama dengan okupansi hotel yang relatif rendah sejak awal tahun ini tentu berdampak pada pengelolaan sumber daya. “Oleh karena itu, kami melaksanakan perubahan ini secara bertahap, dengan tujuan untuk mewujudkan Bali yang lebih bersih dan ramah lingkungan di masa depan.
[irp]
“Kami berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dan mendukung upaya pemerintah dalam menjaga keberlanjutan pariwisata Bali yang lebih ramah lingkungan, danh mewujudkan Pariwisata Bali yang berkelanjutan,” tegas Dhony Himawan. [ana]


