DENPASAR, balitourismnow.com – “Entah karena apa, saya merasa nyaman minum kopi di sini,” kata Olivia, wisatawan asing yang sedang mengunjungi 7AM 7PM yang berlokasi di Jl. Pantai Pererenan No.164, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung – Bali,
7AM 7PM memang tempat nongkrong yang menyenangkan. Ketika sudah berada di dalam ruangan, suasana terasa berbeda. Pelayan menyambut ramah, lalu mempersilahkan duduk dan melayani tulus. Makan tak heran, tempat makan dan minum ini tak pernah sepi pengunjung.
“Awalnya, 7AM 7PM ini hanya buka sampai siang. Karena permintaan banyak pelanggan, maka restoran ini buka sampe malam. Ini karena permintaan, kami kemduian buka hingga sampai pukul 22.00 Wit,” kata General Manager 7AM 7PM, Gary Foster, Jumat 27 Juni 2025.
Setiap hari kunjungan ke tempat makan dan minum ini selalu mengalir, entah wisatawan asing, domestik maupun masyaraat local. Orang-orang yang ada memang tak saling kenal, tetapi ketika berada di restoran itu seakan berada dalam satu komunitas yang sama.
[irp]
7AM 7PM yang menjadi tempat asik untuk sekedar ngopi ataupun sembari bekerja. Lokasinya, juga tidak begitu jauh dari Pantai Pererenan, yakni sekitar 300 meter atau dengan jarak tempuh 2 menit dengan sepeda motor. Suasannya desa banget, sehingga cocok untuk bersantai.

Kawasan Desa Pererenan ini telah mengalami perkembangan yang cukup pesat sebagai destinasi wisata. Wilayah yang berdekatan dengan Canggu membuat tempat ini menjadi pilihan wisatawan mancanegara. Ombak yang memukau serta pemandangan sunset yang fantastis.
7AM 7PM menyediakan beragam jenis kopi, termasuk juga pastry dan croissant yang begitu terkenal di tempat ini. Tidak hanya itu, tempat ini juga menyajikan menu makan siang (lunch) termasuk makan malam (dinner).
Gary Foster mengatakan, testoran ini sangat terbuka dengan masyarakat lokal dengan harga makanan cukup terjangkau yaitu mulai Rp20 ribuan untuk pastry. Saat ini kunjungan masyarakat lokal pada 7AM 7PM khususnya untuk Pererenan baru 30 persen.
[irp]
Berbeda dengan cabang Ubud yang sudah 50 persen. Kunjungan rata-rata sekitar 500 orang per hari. Menu yang paling banyak diminati ialah fastry yang memiliki beragam rasa dan bentuk. “Masyarakat lokal bagian dari keluarga kami, karena itu kami sangat terbuka dengan masyarakat local,” ujarnya serius.
Operational Manager 7AM 7PM, Effan mengatakan, customer lebih banyak datang kalau untuk sarapan. Untuk satu menu dipersiapkan sekitar 45 menit, sehingga tamu tak menunggu terlalu lama. Jika ada pesanan, maka menu itu dibuat. Bukan disimpan di kulkas, lalu di masak.
“Maka dari itu, kami harus betul-betul memastikan menu yang dipilih, sehingga bisa menyiapkan waktu dalam proses mengolahnya,” ungkap Effan seraya mengatakan pelanggan 7AM 7PM didominasi wisatawan asing yang mencapai 75 persen. [buda]


