News

THE 1O1 Bali Fontana: Lestarikan Budaya Bali dan Implementasi Tri Hita Karana Melalui ‘Piodalan’

MANGUPURA, balitourismnow.com – Pengelola bisnis perhotelan di Bali, tak pernah lepas dari pelestarian budaya. Keduanya, bahkan memiliki hubungan yang erat. Hal itu juga berlaku di THE 1O1 Bali Fontana Seminyak, yang beralamat di Jl. Dewi Sri, Legian, Kuta, Badung – Bali.

THE 1O1 Bali Fontana Seminyak menyelenggarakan upacara Piodalan bertepatan dengan Purnama, Jumat, 8 Agustus 2025. Perayaan ini menjadi momen sakral sekaligus refleksi dari komitmen hotel mengaplikasikan nilai-nilai kearifan lokal Bali, khususnya Tri Hita Karana.

“Piodalan bukan hanya tradisi spiritual, tetapi juga bagian dari komitmen kami dalam menjaga keseimbangan antara budaya, alam, dan hubungan sosial sesuai nilai Tri Hita Karana,” kata General Manager THE 1O1 Bali Fontana Seminyak, I Wayan Karta.

Ini artinya, bisnis hotel dapat berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan budaya Bali, baik melalui praktik bisnis yang berkelanjutan maupun dengan mendukung kegiatan budaya. Budaya Bali yang unik menjadi daya tarik utama bagi wisatawan, dan mendukung pertumbuhan industri perhotelan.

BACA JUGA:  Ni Kadek Wina Aprilina: Winner Receptionist of the Year 2024 HFLA Bali

THE 1O1 Bali Fontana Seminyak yang mendukung pariwisata budaya, memiliki komitmen dalam semangat menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan.

“Melalui gotong royong dan pelibatan komunitas, kami ingin menciptakan ruang yang tidak hanya nyaman bagi para tamu, tetapi juga menghargai nilai-nilai lokal,” ujar Karta.

Sebagai bagian dari rangkaian persiapan spiritual, tim hotel mengadakan kegiatan mendak/nunas tirta pada tanggal 6 dan 8 Agustus 2025 dengan mengunjungi 18 pura yang tersebar di wilayah Buleleng, Karangasem, dan Badung.

Proses ini dilakukan dengan penuh ketulusan untuk memohon tirta suci sebagai simbol penyucian menjelang perayaan utama.

BACA JUGA:  Ini Cara ITDC Menciptakan Kawasan Pariwisata yang Aman, Sehat dan Berkelanjutan

Selain persiapan spiritual, seluruh staf hotel turut bergotong royong untuk menyambut perayaan ini dengan membersihkan area hotel dan pura, serta memasang berbagai dekorasi khas Bali seperti penjor, tedung, dan umbul-umbul.

Kegiatan mebat bersama juga dilaksanakan di pagi hari tanggal 8 Agustus sebagai bentuk kebersamaan dan penghormatan terhadap tradisi leluhur.

Puncak acara Piodalan berlangsung khidmat di area bundaran lobi hotel. Keindahan acara semakin terasa dengan iringan musik gamelan yang dibawakan secara apik oleh siswa-siswa SMKN 5 Denpasar, menambah kekhidmatan suasana saat tarian tradisional dipentaskan.

Jejeran gebogan yang tertata rapi dan penuh warna menjadi simbol persembahan yang menggambarkan rasa syukur dan harmoni.

BACA JUGA:  Ogoh-ogoh di THE 1O1 Bali Fontana Seminyak: Atraksi Wisata Lestarikan Seni Tradisi Bali

“Acara ini menjadi pengingat akan pentingnya keterlibatan aktif dalam pelestarian budaya Bali, serta memperkuat peran sektor pariwisata dalam mendukung nilai-nilai lokal yang telah diwariskan turun-temurun,” jelas Karta. [buda]

Shares: