LOMBOK, balitourismnow.com – Masyarakat di sekitar kawasan The Mandalika boleh berbahagia. Sebab, Program Relawan Bakti BUMN Batch VIII Tahun 2025 digelar di The Mandalika atau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
Kawasan yang dikelola oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu menjadi pusat pelaksanaan program Relawan Bakti BUMN Batch VIII yang berlangsung lima hari, tanggal 14–18 Agustus 2025.
Program kolaborasi bersama induk perusahaan Holding BUMN Sektor Aviasi dan Pariwisata, InJourney, mengusung tema “Bangun Kolaborasi dengan Pelayanan Sepenuh Hati”.
“Kkegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi BUMN untuk menghadirkan kontribusi sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar kawasan The Mandalika,” kata Human Capital Development & Sustainability Group Head, Robby Saputra, Jumat 15 Agustus 2025.
Selama pelaksanaan, para relawan yang berasal dari berbagai BUMN di seluruh Indonesia melaksanakan beragam aksi nyata di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, pelestarian budaya, dan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Kegiatan yang dihadirkan mencakup, BUMN Mengajar, memberikan edukasi kepada siswa sekolah mengenai kepemimpinan, literasi digital, dan motivasi belajar; Program Pencegahan Stunting, berupa penyuluhan gizi, pemeriksaan kesehatan balita, pemberian paket makanan bergizi
Termasuk pelatihan UMKM, untuk meningkatkan kapasitas usaha, pemasaran digital, dan akses pasar bagi pelaku usaha lokal; Penanaman Pohon dan Integrated Farming, sebagai upaya pelestarian lingkungan dan penguatan ketahanan pangan; dan Kegiatan pelestarian budaya, dengan melibatkan masyarakat dalam pertunjukan seni tradisional.
“Program Relawan Bakti BUMN di The Mandalika ini sejalan dengan komitmen InJourney sebagai holding BUMN sektor Aviasi dan Pariwisata yang menghadirkan manfaat sosial dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ucap Robby Saputra.
Melalui tema ‘Bangun Kolaborasi dengan Pelayanan Sepenuh Hati’, adalah bukti nyata bahwa kehadiran BUMN di tengah masyarakat membawa manfaat lebih dari sekadar layanan bisnis. Acara ini ingin meninggalkan warisan positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Mandalika.
“Melalui program Relawan Bakti BUMN, kami ingin menegaskan bahwa pengelolaan kawasan pariwisata harus selaras dengan pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, serta kepedulian terhadap lingkungan,” tegasnya.
Ketua Panitia Relawan Bakti BUMN 2025, Zahir Satria Nugraha mengatakan, kolaborasi lintas BUMN ini menjadi bukti bahwa keberadaan BUMN mampu memberikan dampak positif yang nyata, memperkuat kemandirian masyarakat.
Sekaligus menjaga keberlanjutan kawasan The Mandalika sebagai destinasi pariwisata kelas dunia. Puncak kegiatan Relawan Bakti BUMN ditandai dengan Mayalaka Night (17/08), sebuah malam apresiasi.
Acara ini menampilkan kolaborasi seni dan budaya antara relawan dan masyarakat setempat. Acara ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga mempererat ikatan sosial, mempromosikan budaya lokal, serta memperkuat citra positif BUMN di mata masyarakat.
“Relawan Bakti BUMN Batch VIII 2025 di The Mandalika, sinergi antara BUMN, pemerintah daerah dan masyarakat akan semakin kuat dalam mendorong pertumbuhan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan di destinasi pariwisata super prioritas ini,” tutup Zahir. [rls]


