DENPASAR, balitourismnow.com – Kompetisi bartender bergengsi dengan tajuk Smirnoff Bartender Competition: “The Martini Legacy 2026” berlangsung di Bali. Itu karena reputasinya sebagai pusat hiburan kelas dunia yang selalu menghadirkan tren baru.
“Kompetisi ini untuk lebih menggairahkan industri hospitality dan dunia mixology Indonesia. Bali terpilih sebagai lokasi proyek percontohan didasari oleh ekosistem party dan hiburan yang sangat dinamis,” kata Wawan Kurniawan, Brand Ambassador Smirnoff, Selasa 5 Mei 2026.
Ajang The Martini Legacy 2026 ini menetapkan standar professional, sehingga para peserta wajib memenuhi poin-poin persyaratan, diantaranya peserta merupakan bartender profesional yang aktif bekerja di sebuah outlet, wajib berusia minimal 21 tahun saat kompetisi berlangsung.
Pendaftaran bersifat individu (satu orang satu entri)m dan jika satu outlet memiliki lima bartender, seluruhnya diperbolehkan mendaftar. Namun, bago karyawan atau peserta dari lingkup Diageo tidak diperkenankan untuk ikut serta.
Timeline kompetisi dan proses seleksi
Smirnoff Bartender Competition dimulai dengan pembukaan pendaftaran, pada 4 Mei 2026, sementara batas akhir pengiriman karya ditetapkan hingga 22 Mei 2026. Setelah proses kurasi, panitia mengumumkan 20 peserta terbaik pada 23 Mei 2026 untuk melaju ke babak final.
Menarik dalam ajang ini, 20 finalis ini akan mendapatkan fasilitas promosi khusus dari Smirnoff untuk mendukung eksistensi mereka di outlet tempat mereka bekerja. Puncak acara berupa kompetisi langsung (live competition) akan digelar pada 13 Juni 2026.
Untuk kualifikasi awal, peserta wajib mengumpulkan resep dengan gaya Martini Style. Peserta diperbolehkan menggunakan bahan buatan sendiri (home-made ingredients). Selain resep, aspek bercerita (storytelling) menjadi poin krusial.
“Peserta harus mengunggah foto produk Smirnoff bersama bartender di media sosial dengan menyertakan tagar resmi Diageo Indonesia dan Smirnoff ID. Panitia hanya mewajibkan unggahan foto, tanpa perlu membuat video,” jelas Wawan Kurniawan.
Kriteria penilaian dan tantangan teknis
Dalam kompetisi ini, dewan juri menetapkan sistem penilaian total 100 poin yang terbagi ke dalam lima kategori utama, masing-masing memiliki bobot 20 poin, yaitu originalitas dan kreativitas, identitas Martini (Martini Identity), konsep bercerita (storytelling concept), presentasi visual dan keselarasan merek (Brand Alignment).
Dalam tantangan pembuatan koktail, peserta wajib menggunakan minimal 45 ml Smirnoff. Resep yang dibuat harus mengusung salah satu elemen dasar alam, yaitu: Fire (Api), Water (Air), atau Wood (Kayu).
Peserta diberikan kebebasan penuh dalam berkreasi dengan bahan home-made tanpa batasan, asalkan tetap berfokus pada salah satu elemen tersebut. Detail mengenai teknik, aroma, tekstur, dan presentasi akan menjadi poin pembeda yang sangat diperhatikan.
Pada babak final yang dilakukan secara langsung, sistem penilaian akan berbeda dan dijelaskan lebih lanjut saat sesi technical meeting. Secara teknis, peserta diberikan waktu 6 menit untuk persiapan (prepare) dan 2 menit untuk proses pembuatan koktail di hadapan juri.
Hadiah dan keberlanjutan karier
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas para pemenang, Smirnoff telah menyiapkan total hadiah jutaan rupiah: Juara I, II dan Juara III masing-masing mendapat uang Rp10.000.000, Rp5.000.000, dan Rp3.000.000 serta mendapat Trofi + Sertifikat.
Untuk Juara IV dan Juara V masing-masing mendapatkan Rp1.000.000 + Sertifikat. “Para pemenang memiliki peluang besar untuk terlibat dalam agenda masa depan Smirnoff, seperti acara khusus atau kegiatan bar take over,” ucapnya.
Wawan Kurniawan menegaskan, ini merupakan kesempatan emas bagi para bartender untuk memperluas jaringan dan memperkuat karier profesional mereka di industri mixology internasional.
Menurut Wawan Kurniawan kehadiran talenta-talenta berbakat di Pulau Dewata menjadi magnet utama mengapa kompetisi ini dimulai dari sini. Meski berpusat di Bali, ajang ini membuka pintu selebar-lebarnya bagi seluruh bartender profesional di seluruh penjuru Indonesia yang ingin menunjukkan kebolehannya.
Menciptakan Warisan Melalui Vodka Martini
Fokus utama kompetisi tahun ini adalah menciptakan spesifikasi tantangan pada minuman Martini. Jika sebelumnya kompetisi sering kali bersifat umum, kali ini Smirnoff ingin mendorong terciptanya sebuah warisan (legacy) dari tangan-tangan kreatif talenta lokal. Harapannya, karya bartender Indonesia ini dapat dikenal luas hingga ke mancanegara.
Langkah Smirnoff kali ini tergolong unik dan berbeda dari kompetisi pada umumnya. Diageo Indonesia melakukan peluncuran brand (launching) tepat sebelum rangkaian kompetisi dimulai. Hal ini menegaskan posisi Smirnoff sebagai “The One and Only” yang berani mendobrak pakem konvensional di industri minuman.
Alasan pemilihan Martini sangat mendasar, yakni karena sejarah panjang yang mengaitkan minuman klasik ini dengan vodka martini. Smirnoff sendiri dikenal sebagai vodka yang sangat fleksibel. Karakteristiknya memungkinkan koktail klasik bertransformasi menjadi minuman modern yang inovatif. Selain itu, Smirnoff sangat mudah dipadukan untuk berbagai kreasi, bahkan bagi para pemula sekalipun. [buda]


