Profil

“United for Sustainable Bali Tourism”: Tema Pengukuhan Pengurus Bali Villa Association DPD Bali Periode 2026–2031

MANGUPURA, balitourismnow.com – Bali Villa Association (BVA) DPD Bali memastikan pertumbuhan pariwisata tidak hanya memberikan manfaat ekonomi hari ini, tetapi juga menjaga kelestarian budaya, lingkungan dan kesejahteraan masyarakat Bali bagi generasi mendatang.

Itulah komitmen Pengurus BVA DPD Bali yang terungkap pada mengukuhkan jajaran Pengurus Periode 2026–2031 pada Selasa, 9 Juni 2026. Pengukuhan dilakukan oleh Ketua DPD PHRI Bali, Prof. Dr. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace).

Hadir pula, perwakilan Pemerintah Provinsi Bali, unsur pemerintah pusat, aparat keamanan, akademisi, asosiasi pariwisata, pelaku industri, serta berbagai pemangku kepentingan sektor pariwisata Bali.

Pengukuhan ini bukan sekadar pergantian kepengurusan organisasi, melainkan momentum penting untuk memperkuat kembali peran strategis Bali Villa Association dalam pembangunan pariwisata Bali yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

Ketua Umum BVA DPD Bali, Dr. Drs. H. Ismoyo Sumarlan, M.Par. mengatakan, kepengurusan periode 2026–2031 merupakan kombinasi pengalaman para pelaku pariwisata senior dengan semangat regenerasi untuk menjawab berbagai tantangan industri ke depan.

“BVA bukan organisasi yang lahir kemarin. BVA telah menjadi bagian dari perjalanan panjang pembangunan pariwisata Bali dan telah berkontribusi nyata sejak awal pertumbuhan industri villa di Pulau Dewata,” ujar Ismoyo.yang didampingi oleh Ketua Panitia Ibu Veronica,S.H,M.H

Menurutnya, organisasi ini memiliki sejarah panjang dalam membangun komunikasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat.

Sejak awal berdirinya, BVA telah aktif dilibatkan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, khususnya pada bidang industri dan promosi pariwisata.

BVA juga telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah sejak era Bupati Badung AA Gde Agung maupun pada masa kepemimpinan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam berbagai pembahasan dan pengembangan sektor akomodasi wisata berbasis villa.

Memasuki era baru pariwisata global yang semakin kompleks, BVA berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara terhadap Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Selain mendukung pertumbuhan industri, BVA juga akan mengambil peran aktif dalam menyuarakan berbagai isu strategis yang dihadapi pelaku usaha, termasuk aspek law enforcement, penyederhanaan regulasi, kepastian hukum, dan perizinan usaha yang efektif.

Tak terkecuali dalam mewujudkan terciptanya iklim investasi yang sehat dan berkeadilan. “Kami percaya bahwa pariwisata yang sehat harus didukung oleh regulasi yang jelas, kepastian hukum yang adil, dan tata kelola destinasi yang baik,” ujart Pembina BVA, Andreas, MBA.

Andreas mengingatkan, BVA akan menjadi mitra konstruktif pemerintah dalam memberikan masukan dan solusi bagi kemajuan pariwisata Bali.

Program kerja lima tahun ke depan, BVA tetap menjadikan filosofi luhur Bali, Tri Hita Karana, sebagai fondasi utama organisasi. Harmoni antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, dan manusia dengan lingkungan diyakini menjadi kunci keberlanjutan pariwisata Bali.

Mantan Ketua BVA, Gede Ricky Sukarta saat mendampingi Ketua BVA menambahkan, BVA berkomitmen untuk terus mendorong implementasi nilai-nilai Sapta Pesona dalam setiap aktivitas industri pariwisata.

Dengan demikian, citra Bali sebagai bagian dari Wonderful Indonesia benar-benar dapat dirasakan oleh wisatawan melalui pengalaman yang aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan memberikan kenangan yang mendalam.

Makna tema  “United For Sustainable Bali Tourism”

Tagline ini mengandung makna bahwa seluruh komponen pariwisata Bali harus bersatu dalam visi dan tindakan nyata untuk menjaga keberlanjutan industri pariwisata. Kata “United” mencerminkan semangat kolaborasi tanpa sekat antara pemerintah, pelaku usaha, masyarakat, akademisi, media, dan seluruh pemangku kepentingan.

Sedangkan “Sustainable Bali Tourism” merupakan komitmen bersama untuk memastikan bahwa pertumbuhan pariwisata tidak hanya memberikan manfaat ekonomi hari ini, tetapi juga menjaga kelestarian budaya, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat Bali bagi generasi mendatang.

Dengan semangat baru tersebut, Bali Villa Association optimistis dapat kembali memperkuat marwah organisasi sebagai rumah besar pelaku usaha villa di Bali sekaligus menjadi mitra strategis dalam mewujudkan Bali sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia yang berkualitas, bermartabat, dan berkelanjutan.

“Bali tidak diwariskan oleh leluhur kepada kita, melainkan dipinjamkan oleh anak cucu kita. Karena itu, menjaga keberlanjutan Bali adalah tanggung jawab bersama,” tampah Gede Ricky Sukarta yang juga Sekretaris Panitian dan Sekretaris Umum BVA DPD Bali itu.

Gede Ricky Sukarta menegaskan, BVA mempunyai tagline baru “United for Sustainable Bali Tourism” yang artinya tourism dan BVA akan kembali perkuat marwah industri villa di Pulau Dewata.

“BVA tidak hanya ingin menjadi organisasi pelaku usaha villa, tetapi menjadi bagian dari solusi untuk menjaga kualitas, keberlanjutan, dan martabat pariwisata Bali di mata dunia,” tutup Gede Ricky Sukarta. [ede]

Shares: