MANGUPURA, balitourismnow.com – Perayaan malam tahun baru di Mercure Kuta Beach Bali sungguh menjadi pengalaman tak terlupakan. Wisatawan yang hadir, tak hanya dapat menikmati sajian menu yang enak, tetapi juga mendapat suguhan “Kampung Nelayan” yang mengedukasi.
Di samping sebagai sebuh tema perayan, Kampung Nelayan ini sebagai sebuah suguhan dramatari, sebuah konsep terinspirasi dari sejarah Pantai Kuta sebagai kawasan pesisir yang dahulu dikenal sebagai kampung nelayan sebelum menjadi destinasi pariwisata dunia.
“Kami sengaja mengangkat tema ini sebagai pengingat bahwa sebelum Kuta dikenal sebagai salah satu destinasi terbaik di dunia, masyarakat setempat menggantungkan kehidupan mereka dari laut,” kata Hotel Manager, Pantri Arini, Rabu 31 Desember 2025.
Dulu, Kuta menjadi areal yang menjadi pusat para nelayan untuk menangkap ikan, kini sangat terkenal dengan ombaknya yang ramah bagi peselancar, hamparan pasir putihnya, serta pemandangan matahari terbenam yang dinobatkan sebagai salah satu yang terbaik di dunia.
[irp]
“Melalui tema ini, Mercure Kuta Beach Bali mengajak seluruh tamu dan pelaku pariwisata untuk tetap menghargai sejarah pariwisata Bali, khususnya latar belakang kawasan Pantai Kuta, serta bersama-sama menjaga dan melestarikan budaya, serta alam pesisirnya,” terangnya senang.
Apalagi, suasana Kuta pesisir tempo dulu dihadirkan melalui konsep dekorasi yang autentik dan sarat makna. Area perayaan dihiasi dengan jala nelayan, jukung atau perahu tradisional, dayung kayu, anyaman bambu, tali-temali, serta elemen kayu alami.
Semua benda itu yang merepresentasikan kehidupan kampung nelayan. Keseluruhan dekorasi dirancang untuk membawa tamu merasakan kembali atmosfer sederhana namun hangat khas pesisir Kuta di masa lampau.
Wisatawan semakin terkesan, ketika rangkaian acara Malam Tahun Baru itu menjadi semakin semarak dengan beragam pertunjukan budaya dan tradisi Nusantara, di antaranya Tari Bali Cendrawasih, Tari Nusantara, Genjekan, dan Hanoman.
[irp]
Persmbahan Joged Bumbung yang interaktif dan penuh keceriaan seakan menyulap keunikan acara semakin lengkap dengan Pacu Jalur dan Tabola Bale Flash Mob, yang menghadirkan energi kebersamaan serta menjadi daya tarik tersendiri bagi para tamu.
Para tamu semakin senang, ketika Mercure Kuta Beach Bali menghadirkan permainan interaktif yang dirancang untuk membangun suasana kebersamaan, keakraban, dan kegembiraan dalam menyambut pergantian tahun bersama keluarga dan orang-orang terdekat.
Sebagai simbol kenangan dari perayaan istimewa ini, setiap tamu menerima New Year Gift berupa gelang kerang, yang melambangkan kedekatan masyarakat pesisir dengan laut serta menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan antara pariwisata, budaya, dan alam.
Melalui perayaan Tahun Baru bertema “Kampung Nelayan” ini, Mercure Kuta Beach Bali tidak hanya menghadirkan sebuah perayaan, tetapi juga sebuah cerita dan refleksi tentang perjalanan Pantai Kuta dari kampung nelayan sederhana, hingga menjadi ikon pariwisata dunia—serta komitmen untuk terus melestarikannya bagi generasi mendatang. [buda]


