Destinasi

ITDC NU Kembangkan Jaringan Air Bersih, Dukung Pariwisata Berkelanjutan

ITDC Nusantara Utilitas (NU), anak usaha PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC melakukan penguatan jaringan distribusi air bersih dan gas alam, guna memastikan pasokan yang stabil dan berkualitas bagi tenant hotel dan fasilitas di kawasan The Nusa Dua.

“Penyediaan air bersih dan gas alam yang stabil, berkualitas dan berkelanjutan, bagian dari strategi kami dalam mempertahankan The Nusa Dua sebagai destinasi wisata unggulan yang ramah lingkungan,” kata Direktur Utama ITDC A.A Istri Ratna Dewi, Jumat 31 Januari 2025.

Pihaknya berkomitmen untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber daya secara efisien serta memberikan layanan infrastruktur yang andal bagi para tenant. “Ini sejalan dengan visi kami dalam menciptakan ekosistem pariwisata modern, berdaya saing, dan berkelanjutan,” lanjutnya.

ITDC NU bersama mitra PT Memiontec Bakti Bali saat ini tengah melaksanakan pekerjaan konstruksi pipa air bersih untuk tenant The Nusa Dua sebagai upaya penyediaan air bersih. “Hingga tanggal 10 Januari 2025, progres pekerjaan telah mencapai 88,49%,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Bali Butuh Solusi Sampah yang Komprehensif

ITDC NU juga telah menandatangani Kontrak Penyediaan Air Bersih dengan sejumlah tenant di The Nusa Dua, dengan total mencapai 7.250 m³ per hari, diantaranya The Grand Whiz: 100 m³/hari, Kayu Manis Nusa Dua Private Villa: 400 m³/hari.

Nusa Dua Beach Hotel & Spa – Handwritten Collection: 2.000 m³/hari, The Westin Resort Nusa Dua: 850 m³/hari, Courtyard Bali The Nusa Dua Resort: 500 m³/hari, Grand Hyatt Bali: 3.000 m³/hari, The Grand Bali: 300 m³/hari, dan Cicada: 100 m³/hari.

Penyaluran perdana air bersih di The Grand Whiz dan Nusa Dua Beach Hotel & Spa – Handwritten Collection dimulai pada 1 Februari 2025. Sebagai bagian dari persiapan menuju penyaluran tersebut, saat ini telah dilakukan test commisioning pada 5 tenant The Nusa Dua.

Kelima tenant itu, yaitu The Grand Whiz, Kayu Manis Nusa Dua Private Villa, Nusa Dua Beach Hotel & Spa – Handwritten Collection, Courtyard Bali The Nusa Dua Resort dan Marriott’s Bali Nusa Dua Garden.

BACA JUGA:  Gianyar Punya Destinasi Baru! Museum Subak Masceti Dihidupkan

“Langkah ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sistem distribusi air sebelum operasional penuh dimulai,” terang Istri Ratna Dewi.

Selain itu, ITDC NU juga tengah memperluas jaringan infrastruktur gas untuk memastikan ketersediaan energi yang lebih efisien dan aman bagi operasional hotel, restoran, dan fasilitas lainnya di The Nusa Dua, dengan total sebesar 67.029 Sm³/bulan.

Tenant The Nusa Dua yang telah melakukan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) diantaranya The Grand Whiz: 2.385 Sm³/bulan, Nusa Dua Beach Hotel & Spa – Handwritten Collection: 37.100 Sm³/bulan, Kayu Manis Nusa Dua Private Villa: 2.000 Sm³/bulan.

Paradisus by Melia Bali: 5.000 Sm³/bulan, Merusaka Nusa Dua: 7.420 Sm³/bulan, Grand Hyatt Bali: 9.520 Sm³/bulan, Bebek Bengil: 636 Sm³/bulan, Le Bleu: 1.378 Sm³/bulan, dan The Grand Bali: 1.590 Sm³/bulan.

BACA JUGA:  Siswa SD Negeri No. 11 Padangsambian Terima Bantuan Pemulihan Sektor Pendidikan dari ITDC

Sementara Director of Operations ITDC Wenda Ramadya Nabiel mengatakan, ITDC terus meningkatkan infrastruktur di The Nusa Dua guna mendukung operasional tenant dan kenyamanan wisatawan.

Bersama ITDC NU, pihaknya memastikan penyediaan air bersih dan gas yang efisien, andal, dan berkelanjutan. Upaya ini berkontribusi dalam pengurangan jejak karbon, sejalan dengan visi ITDC menciptakan ekosistem pariwisata yang modern, ramah lingkungan, dan berdaya saing.

“Seiring meningkatnya occupancy dan kunjungan wisatawan pada tahun 2024, ITDC terus menyempurnakan layanan agar tetap terintegrasi dengan beragam inovasi,” tutup Wenda. [BTN/lan]

Shares: