Anak-anak muda, termasuk para mahasiswa di Pulau Dewata menjadi perhatian Wardah, merek kosmetik dan perawatan kulit di Indonesia untuk berlatih membuat content creator. Kegiatan berbagi ilmu ini, mengajak anak-anak muda untuk lebih mencintai dunia digital.
Talkshow ini melibatkan lebih dari 200 anak muda yang berlangung di Ruang K.D.A Lantai 3 Gedung Barat Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (Unud). Acara ini menghadirkan narasumber, Ari Widyasari yang ahli dibidang afiliator dan Ayu Sada Devi seorang content creator.
“Kalau anak-anak muda sudah mencintai dunia digital, nantinya akan bisa menjadi content creator ataupun afiliator. Intinya, melalui kegiatan ini kami ingin berbagai ilmu kepada anak-anak muda,” kata Wardah Representative Bali, Ajeng Tria Helanita disela-sela acara itu.
Ajeng mengatakan, talkshow dengan tema Creator Connect ini berlangsung di beberapa kota terpilih di Indonesia. Hari ini, dilakukan di Bali berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Unud untuk mengajak anak-anak muda menjadi content creator ataupun afiliator yang baik.
“Walau menjadi Content Creator itu pilihan, namun yang terpenting anak-anak muda mesti melek digital. Jujur, dari yang mendaftar kemarin, ada beberapa anak muda yang tidak memiliki Sosial Media (Sosmed), seperti Instagram, Tiktok dan lainya. Padahal itu penting,” ujarnya.

Sekarang ini, jelas Ajeng, kalau mencari informasi melalui Sosial Media (Sosmed) seperti tiktok. “Sesimpelnya, mencari makanan terenak di Bali pastinya melihat dari tiktok. Maka, Wardah selalu berjuang mengajak anak-anak muda untuk melek digital,” tegasnya.
Talkshow atau seminar Wardah ini berbeda dengan seminar biasanya. Bukanya, peserta masuk lalu mendengarkan speaker ngomong, tetapi para peserta bisa langsung merasakan experience yang banyak, seperti mendapat snack dari Orlena Lycious Brownies, kopi dan lainnya.
Para peserta juga bisa melaksanakan photo booth, booth personal care analysis, dan Both DIY charm atau kreativitas menghias lipstik sesuai keinginan. Termasuk bisa skin check gratis yang memang sengaja disiapkan anak-anak muda untuk sebuah pengalaman.
Ajeng mengaku, saat ini Wardah mengangkat tema content creator yang sangat dekat dengan dunia digital. “Selain itu, para peserta akan diajak membuat kegiatan yang tujuannya agar anak-anak muda bisa mengeluarkan potensinya dibidang make up,” jelasnya serius.
Talkshow ini kali pertama dilakukan di Bali. Selain karena memiliki fakultas favorit, Bali juga memiliki anak muda kreatif dalam membuat content. “Kami berharap, ada banyak lagi kegiatan Wardah yang bisa mendukung kreativitas anak-anak muda juga mahasiswa di Bali,” harapnya.

Wardah ingin sesering mungkin melibatkan mahasiswa dalam kegiatan ini, sehingga produk Wardah menjadi semakin terkenal. “Anak-anak muda akan tahu, bahwa kita tak hanya sekedar jualan kosmertik, tetapi banyak value-value lain yang bisa diberikan kepada mereka,” imbuhnya.
Apalagi, Bali sebagai destinasi dunia sangat kaya dengan atraksi wisata. Bali memiliki banyak tempat wisata, atraksi budaya, dan tempat liburan yang banyak dikunjungi wisatawan domestic maupun asing, sehingga semua itu bisa dikenalkan melalui sosmed.
“Kami harap, melalui kegiatan ini anak-anak muda Bali semakin dekat dengan dunia digital. Orang yang tadinya tidak suka ngonten (membuat konten) menjadi suka ngonten. Mereka bisa menjadikan hal-hal positif di Bali, sebagai objek video yang mereka upload di tiktok,” harapnya.
Dengan begitu, hal hal yang baik yang ada di Bali, bisa masuk digital dan tersebar di seluruh Indonesia. Mereka akan bisa mempromosikan objek wisata di Bali. “Termasuk make up yang cocok buat mereka, dan cara memakai foundation yang baik,” harap Ajeng. [BTN/ana]


