News

Digital Branch Membawa Pengalaman Baru ke Layanan Perbankan

DENPASAR, balitourismnow.com – Bagi banyak orang, mengurus keperluan perbankan di kantor cabang kerap identik dengan antrean panjang dan proses manual yang memakan waktu.

CIMB Niaga mencoba mematahkan persepsi ini lewat pengembangan konsep Digital Branch, sebuah inovasi layanan yang mengedepankan efisiensi tanpa menghilangkan sentuhan manusia.

Sejak awal 2025, jaringan Digital Branch dan Digital Hub CIMB Niaga telah menjangkau lebih dari 50 lokasi di berbagai kota.

Di tempat-tempat ini, nasabah bisa membuka rekening, mengganti kartu, hingga memperbarui data secara mandiri hanya dalam hitungan menit, berkat mesin-mesin Self-Service Banking yang tersedia di area cabang.

BACA JUGA:  Buka Rekening Tanpa Cabang Lewat OCTO Mobile Jadi Awal Pengalaman yang Praktis

Layanan lebih cepat, kendali lebih besar di tangan nasabah

Salah satu pengalaman yang terasa berbeda adalah saat nasabah datang untuk membuka rekening baru. Proses yang biasanya memakan waktu puluhan menit kini bisa selesai dengan lebih ringkas, tanpa mengisi formulir kertas atau bolak-balik ke teller.

Cukup melalui mesin digital, nasabah bisa menyelesaikan semuanya secara mandiri, dengan dukungan staf jika dibutuhkan.

Inovasi ini sudah dapat dirasakan di berbagai lokasi baru seperti Digital Branch Makassar, Ahmad Yani dan Palembang, Sukamto yang diresmikan pada 2025.

Beberapa cabang juga dilengkapi dengan layanan Video Banking, memungkinkan nasabah terhubung langsung dengan staf customer service melalui layar interaktif.

Tetap nyaman dan personal meski serba digital

Meski mengandalkan teknologi, Digital Branch tetap mempertahankan pendekatan yang hangat dan akrab.

BACA JUGA:  Diskusi Kolaborasi UHA: Pariwisata Harmonis itu Membangun Pariwisata Berkelanjutan

Nasabah yang membutuhkan bantuan tetap bisa berinteraksi langsung dengan staf, menjadikan cabang digital bukan sekadar mesin antrian tanpa wajah, tapi ruang yang mengakomodasi berbagai kebutuhan dan tingkat kenyamanan nasabah.

Di cabang seperti Denpasar, Thamrin, nasabah bahkan bisa menikmati lounge eksklusif untuk diskusi finansial yang lebih privat. Hal ini tidak hanya berbicara soal efisiensi, tapi juga bagaimana pengalaman nasabah dapat dibuat senyaman mungkin.

Menjawab perubahan gaya hidup dan ekspektasi

Digital Branch lahir dari kebutuhan zaman yang terus berkembang. Gaya hidup nasabah yang semakin dinamis membuat akses cepat dan fleksibel menjadi hal yang diharapkan.

CIMB Niaga menangkap kebutuhan ini dan menjadikannya landasan dalam merancang layanan yang tidak lagi bergantung sepenuhnya pada model cabang tradisional.

BACA JUGA:  PKK Desa Taman Berlatih Membuat Kue, Peluang Buka Usaha

Dengan pendekatan yang menyatukan teknologi dan pengalaman fisik, Digital Branch adalah contoh nyata bagaimana inovasi perbankan bisa tetap relevan dan berfokus pada manusia.

Karena pada akhirnya, teknologi hanyalah alat dan hal yang paling penting tetaplah bagaimana nasabah dapat merasakan manfaatnya. [budarsana]

Shares: